Showing posts with label Softskill. Show all posts
Showing posts with label Softskill. Show all posts

Tuesday, April 24, 2012

Fenomena Budaya di Indonesia

Mitos Nyai Roro Kidul



     Masyarakat di Indonesia sudah biasa dengan mitos-mitos yang ada disekelilingnya. Seperti contohnya mitos tentang Nyai Roro Kidul. Siapakah sesungguhnya Kanjeng Ratu Kidul itu? Benarkah ada dalam kesungguhannya, ataukah hanya dikenal dalam dongeng saja?
Pertanyaan ini pantas timbul, karena Kanjeng Ratu Kidul termasuk makhluk halus. Hidupnya di alam limunan (gaib), dan sukar untuk dibuktikan dengan nyata.
Banyak versi cerita yang beredar tentang asal mula legenda Nyai Roro Kidul ini, salah satunya seperti cerita berikut :

Menurut cerita umum, Kanjeng Ratu Kidul pada mudanya bernama Dewi Retna Suwida, seorang putri dari Pajajaran, anak Prabu Mundhingsari, dari istrinya yang bernama Dewi Sarwedi, cucu Sang Hyang Saranadi, cicit Raja siluman di Sigaluh.

Sang putri melarikan diri dari keraton dan bertapa di gunung Kombang. Selama bertapa ini sering nampak kekuatan gaibnya, dapat berganti rupa dari wanita menjadi pria atau sebaliknya. Sang putri wadat (tidak bersuami) dan menjadi ratu diantara makhluk halus seluruh pulau jawa. Istananya didasar samudra indonesia. Tidaklah mengherankan, karena sang putri memang mempunyai darah keturunan dari makhluk halus.

Diceritakan selanjutnya, bahwa setelah menjadi ratu sang putri lalu mendapat julukan Kanjeng Ratu Kidul Kencanasari. Ada juga sementara orang yang menyebut Nyai Lara Kidul (di keraton surakarta sebutan Nyai Lara Kidul adalah untuk patihnya, bukan untuk Kanjeng Ratu Kidul sendiri). Malahan ada juga yang menyebutnya Nyira Kidul. Dan yang menyimpang lagi adalah: Bok Lara Mas Ratu Kidul. Kata “Lara” berasal dari “Rara”, yang berarti perawan (tidak kawin).

Dikisahkan, bahwa Dewi Retna Suwida yang cantiknya tanpa tanding itu menderita sakit budhug (lepra). Utuk mengobatinya harus mandi dan merendam diri didalam suatu telaga, di pinggir samudra. Konon pada suatu hari, tatkala akan membersihkan muka sang putri melihat bayangan mukanya di permukaan air. Terkejut karena melihat mukanya yang sudah rusak, sang putri lalu terjun kelaut dan tidak kembali lagi ke daratan, dan hilanglah sifat kemanusiaannya serta menjadi makhluk halus.

Ceritaa lain lagi menyebutkan bahwa sementara orang ada yang menamakannya Kanjeng Ratu Angin-angin. Sepanjang penelitian yang pernah dilakukan dapat disimpulakan bahwa Kanjeng Ratu Kidul tidaklah hanya menjadi ratu makhluk halus saja melainkan juga menjadi pujaan penduduk daerah pesisir pantai selatan, mulai darah Jogjakarta sampai dengan Banyuwangi.

Camat desa Paga menerangkan bahwa daerah pesisirnya mempunyai adat bersesaji ke samudra selatan untuk Nyi Rara Kidul. Sesajinya diatur didalam rumah kecil yang khusus dibuat untuk keperluan tersebut (sanggar). Juga pesisir selatan Lumajang setiap tahun mengadakan korban kambing untuknya dan orang pun banyak sekali yang datang.

Tuesday, April 17, 2012

Pergaulan Sehari-Hari Dilingkungan Kampus

Sebagai bangsa timur apa yang harus dilakukan dalam pergaulan sehari-hari dilingkungan kampus?



Kepribadian bangsa timur sangat berbeda dengan kepribadian bangsa barat, jelas dari wilayahnya pun sangat berbeda, lingkungan, dan gaya hidupnya. Terutama dalam “kepribadian setiap bangsa”, seperti bangsa barat dan timur dari kepribadian,kebudayaan dan kebiasaan pun berbeda.

Menjelaskan tentang kepribadian bangsa timur,sudah jelas kita semua tahu bangsa timur identik dengan benua Asia yang penduduknya sebagian besar berambut hitam dan berkulit sawo matang dan sebagian pula berkulit putih dan bermata sipit. Beda dengan bangsa barat yang pasti kita tau yang merambut pirang dan berkulit putih.
Bangsa timur ialah bangsa yang dikenal sangat baik dan ramah. Mempunyai sifat toleransi yang tinggi dan saling tolong menolong. Bangsa barat saat berkunjung ke wilayah negara timur, mereka pasti selalu berpendapat bahwa orang-orang timur itu baik dan ramah. Bangsa timur dalam berpakaian pun tergolong sopan. Mereka pun sangat melestarikan budaya masing-masing dan mempunyai adat istiadat yang di junjung tinggi.

Di lingkungan kampus kita dapat menerapkan budaya bangsa timur yaitu dengan :
  • Saling menegur teman ketika bertemu
  • Berpakain yang sopan
  • Saling tolong menolong
  • Berperilaku sopan santun

Manusia Menciptakan Keindahan

Mengapa manusia menciptakan keindahan?

Keindahan atau keelokan merupakan sifat dan ciri dari orang, hewan, tempat, objek, atau gagasan yang memberikan pengalaman persepsi kesenangan, bermakna, atau kepuasan.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, keindahan diartikan sebagai keadaan yang enak dipandang, cantik, bagus benar atau elok. Keindahan dipelajari sebagai bagian dari estetika, sosiologi, psikologi sosial, dan budaya.

Sebuah "kecantikan yang ideal" adalah sebuah entitas yang dikagumi, atau memiliki fitur yang dikaitkan dengan keindahan dalam suatu budaya tertentu, untuk kesempurnaannya.



Contoh keindahan









Tari Jaipongan

     Tari ini diciptakan oleh seorang seniman asal Bandung, Gugum Gumbira, sekitar tahun 1960-an, dengan tujuan untuk menciptakan suatu jenis musik dan tarian pergaulan yang digali dari kekayaan seni tradisi rakyat Nusantara, khususnya Jawa Barat. 

     Kita dapat menikmati keindahan tarian ini dengan melihat gerakan-gerakan para penarinya yang tidak hanya sekedar melenggokkan tubuh tetapi dibalik itu terdapat makna yang tersimpan.


Sumber :
http://id.wikipedia.org/wiki/Keindahan
http://id.wikipedia.org/wiki/Jaipongan

Tuesday, March 20, 2012

KULINER KHAS BETAWI

MAKANAN khas Jakarta dikenal memiliki rasa yang gurih dan cukup menarik sebagai teman minum teh. Makanan-makanan itu adalah :

1. Kerak Telor


Penganan yang satu ini identik dengan Pekan Raya Jakarta (PRJ). Sebab, kerak telor selalu dijumpai setiap kali PRJ digelar. Saat ini, kerak telor menjadi makanan langka. Meski merupakan penganan khas Betawi, penjualnya justru kebanyakan berasal dari Sunda, Jawa Barat.

Kerak telor memiliki rasa yang gurih. Rasa gurih itu datang dari bahan-bahan yang digunakan di dalamnya, yaitu beras ketan putih, telur ayam atau bebek, udang yang digoreng kering, bawang merah goreng, kelapa sangrai, cabai merah, kencur, jahe, merica, garam, dan gula pasir. Rasa gurih pada kerak telor bersumber dari campuran udang, bawang merah, kelapa sangrai, cabai merah, kencur, jahe, merica, dan gula pasir.

2. Kembang Goyang


Sama seperti kerak telur, camilan khas Betawi ini juga sudah mulai jarang ditemui. Padahal rasanya yang gurih cukup menarik untuk dijadikan sebagai teman minum teh. Tidak percaya? Coba cari snack tersebut di pasar, lalu jadikan teman minum teh. Apabila tidak menemukan penjualnya, Anda dapat membuat sendiri. Siapkan tepung beras, gula, telur, santan, minyak goreng, dan cetakan kembang goyang. Kocok telur dan gula hingga lembut.

Masukkan tepung dan santan. Adukaduk hingga tercampur dan adonan licin. Lalu, panaskan minyak di wajan. Celupkan cetakan kembang goyang ke minyak panas hingga panas. Celupkan cetakan ke adonan. Celup lagi cetakan ke minyak panas. Setelah itu goyang-goyangkan hingga adonan lepas.

3. Roti Buaya



Pembuatan roti berbentuk buaya sebenarnya terinspirasi dari kebiasaan buaya yang hanya menikah sekali sepanjang hidupnya. Nah, berangkat dari situ, roti buaya dijadikan sebagai simbol kesetiaan pasangan yang telah menikah. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika roti buaya selalu hadir di setiap acara pernikahan adat Betawi.

Sekarang, mencari roti buaya terbilang sulit. Tidak semua toko roti menjualnya. Jika ingin membeli roti buaya, orang juga biasanya harus memesannya terlebih dahulu. Padahal membuat roti buaya tidaklah sulit. Bahan-bahannya yang terdiri dari terigu, gula pasir, margarin, garam, ragi, susu bubuk, telur, dan pewarna mudah diperoleh. Hanya, membentuk adonan hingga menyerupai buaya memerlukan kesabaran bagi yang tidak terbiasa membuatnya.

4. Kue Rangi




Kue khas Betawi itu kini jarang ditemui. Meski demikian, beberapa resto mulai menawarkan kembali hidangan tersebut. Kue rangi atau biasa disebut sagu rangi terbuat dari tepung kanji dicampur dengan kelapa yang diparut kasar. Dahulu, orang memanggang kue rangi dengan memanfaatkan api yang berasal dari kayu bakar atau arang. Alhasil, kue tersebut menjadi lebih wangi. Jika ingin mencicipinya, Anda juga dapat membuatnya sendiri.

Bahan-bahannya adalah kelapa setengah tua, ampas kelapa, tepung sagu aren, garam, dan gula merah. Cara membuatnya, campur kelapa parut, ampas kelapa, tepung sagu, dan garam. Aduk hingga rata. Panaskan wajan, taruh 1-2 sendok makan adonan. Ratakan hingga tipis. Lalu masak sampai kering dan matang. Setelah itu, taburi permukaannya dengan gula merah, lipat dua, dan angkat jika sudah garing.

SOSIAL BUDAYA SUKU JAWA


     Suku Jawa merupakan suku bangsa terbesar di Indonesia yang berasal dari Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Yogyakarta. Setidaknya 41,7% penduduk Indonesia merupakan etnis Jawa. Selain di ketiga propinsi tersebut, suku Jawa banyak bermukim di Lampung, Banten, Jakarta, dan Sumatera Utara. Di Jawa Barat mereka banyak ditemukan di Kabupaten Indramayu dan Cirebon. Suku Jawa juga memiliki sub-suku, seperti Osing dan Tengger.



Kepercayaan

  
     Orang Jawa sebagian besar secara nominal menganut agama Islam. Tetapi ada juga yang menganut agama Protestan dan Katolik. Mereka juga terdapat di daerah pedesaan. Penganut agama Buddha dan Hindu juga ditemukan pula di antara masyarakat Jawa. Ada pula agama kepercayaan suku Jawa yang disebut sebagai agama Kejawen. Kepercayaan ini terutama berdasarkan kepercayaan animisme dengan pengaruh Hindu-Buddha yang kuat. Masyarakat Jawa terkenal akan sifat sinkretisme kepercayaannya. Semua budaya luar diserap dan ditafsirkan menurut nilai-nilai Jawa sehingga kepercayaan seseorang kadangkala menjadi kabur.

Sistem Sosial Masyarakat Suku Jawa

Masyarakat Jawa mengenal sistem lapisan masyarakat yang nyata perbedaannya, yaitu : 
  • Bendoro atau Bendoro Raden, yaitu golongan bangsawan keturunan raja - raja.
  • Priyayi, yaitu para kaum terpelajar yang memang biasanya berasal dari golongan bansawan juga.
  • Wong Cilik, yaitu golongan sosial paling bawah seperti golongan petani disekitar desa.
Pada kenyataannya sekarang sistem lapisan masyarakat tersebut sudah mulai memudar akibat dari peradaban masyarakat yang semakin berkembang.


Bahasa

    


     Suku bangsa Jawa sebagian besar menggunakan bahasa Jawa dalam bertutur sehari-hari. Dalam sebuah survei yang diadakan majalah Tempo pada awal dasawarsa 1990-an, kurang lebih hanya 12% orang Jawa yang menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa mereka sehari-hari, sekitar 18% menggunakan bahasa Jawa dan Indonesia secara campur, dan selebihnya hanya menggunakan bahasa Jawa saja.

Bahasa Jawa memiliki aturan perbedaan kosa kata dan intonasi berdasarkan hubungan antara pembicara dan lawan bicara, yang dikenal denganunggah-ungguh. Aspek kebahasaan ini memiliki pengaruh sosial yang kuat dalam budaya Jawa, dan membuat orang Jawa biasanya sangat sadar akan status sosialnya di masyarakat.


Sumber :

ILMU BUDAYA DASAR



1. Apa yang dimaksud dengan ilmu budaya dasar dan tujuannya?

Jawab :

Ilmu Budaya dasar adalah : Pengetahuan yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep – konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah – masalah manusia dan kebudayaan.
Ilmu Budaya dasar : Basic Humanitiesm -> gt; The Humanities ( Humanus ) yang artinya manusia berbudaya dan halus yang berkaitan dengan nilai – nilai manusia.


Tujuan Ilmu Budaya Dasar adalah mengembangkan kepribadian mahasiswa dengan cara memperluas wawasan pemikiran serta kemampuan kritikalnya terhadap nilai-nilai budaya, baik menyangkut orang lain dan alam sekitarnya maupun yang menyangkut dirinya sendiri.

Untuk bisa menjangkau tujuan tersebut Ilmu Budaya Dasar diharapkan dapat :
a) Mengusahakan penajaman kepekaan terhadap lingkungan budaya
b) Mengembangkan daya kritis terhadap masalah kemanusian dan budaya
c) Sebagai calon pemimpin bangsa dan Negara dan ahli dibidangnya
d) Mengusahakan wahana komunikasi para akademisi agar mereka lebih mampu berdialoh satu sama lain

2. Jelaskan dua pandangan yang menjelaskan unsur – unsur manusia?

Jawab :

a) Manusia terdiri dari 4 unsur :

- Jasad

- Hayat

- Ruh

- Naf


b) Sebagai suatu kepribadian manusia memiliki 3 unsur :


  • Id : Merupakan struktur kepribadian yang paling primitif (pemuasan kebutuhan)

  • Ego : Merupakan bagian atau struktur kepribadian yang mengatur tingkah laku

  • Super ego : Merupakan struktur kepribadian yang paling akhir , yang dipengaruhi eksternal, yang menunjukan pola aturan yang dalam derajat tertentu menghasilkan kontrol diri melalui sistem imbalan dan hukuman yang terintermalisasi

Monday, November 28, 2011

Persamaan Hak dan Derajat di Dalam Masyarakat Indonesia Saat Ini

Persamaan Hak
         
Kekuasaan negara membuat hak induvidu menjadi terganggu, Karena individu itu dipaksa untuk mengikuti kekuasaan negara yang sudah ditetapkan. Dan disinilah timbul perbedaan prinsip diantara 2 kekuasaan itu, yaitu kekuasaan manusia yang berwujud dalam hak-hak dasar beserta kebebasan asasi yang selama itu dimilikinya dengan leluasa, dan kekuasaan yang melekat pada organisasi baru dalam bentuk masyarakat yang merupakan negara tadi.
Persamaan hak ini mencantumkan pernyataan sedunia tentang Hak-hak Asasi Manusia atau juga dalam Universitas Declaration of Human Right di tahun 1948. Pada pernyataan di sini di cantumkan beberapa pasal-pasal, antara lain :
-         Pasal 1
“Sekalian orang dilahirkan merdeka dan mempunyai martabat dan hak yang sama. Mereka di karunia akal dan budi dan hendaknya bergaul satu sama lain dalam persaudaraan.”
-         Pasal 2 ayat 2
“ Setiap orang  berhak atas semua hak-hak dan kebebasan-kebebasan yang tercantum dalam pernyataan ini dengan tak ada keculai apa pun, seperti misalnya bangsa, warna, jenis kelamin, bahasa, agama, politik atau pendapat lain, asal mula kebangsaan atau kemasyarakatan, milik, kelahiran ataupun kedudukan.”
-         Pasal 7
“ Sekalian orang adalah sama terhadap undang-undang dan berhak atas perlindungan hukum yang sama dengan tak ada perbedaan. Sekalian orang berhak atas perlindungan yang sama terhadap setiap perbedaan yang memperkosa pernyataan ini dan terhadap segala hasutan yang di tunjukan kepada perbedaan semacam ini. “


Persamaan Derajat

            Di dalam UUD 1994 mengenai hak dan kewajiban yang berkaitan dengan adanya persamaan derajat dan hak juga tercantum dalam pasal-pasalnya secara jelas. ada 4 pasal yang memuat ketentuan-ketentuan tentang hak-hak asasi itu yakni pasal 27, 28, 29 dan 31. Empat pokok hak-hak asasi dalam empat pasal UUD 1945 adalah sebagi berikut :

-       Pasal 27 ayat 1 menetapkan : “segala warga Negara bersamaan kedudukannya di dalam hukum dan pemerintahan dan menjunjung hukum dan pemerintahan itu dengan tidak ada kecualinya. Kemudian yang ditetapkan dalam pasal 27 ayat 2, yakni hak setiap warga Negara atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan.

-         Kemudian yang ditetapkan dalam pasal 28 ditetapkan, bahwa “kemerdekaan berserikat dan berkumpul, mengeluarkan pikiran dengan dengan lisan dan tulisan dan sebagainya ditetapkan oleh undang-undang.”

-         Pokok ketiga, dalam pasal 29 ayat 2 dirumuskan kebebasan asasi untuk memeluk agama bagi penduduk yang dijamin oleh Negara , yang berbunyi sebagai berikut :”Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agama dan kepercayaannya itu.”

-         Pokok ke empat, adalah pasal 31 yang mengatur hak asasi mengenai pengajaran yang berbunyi : (1) “Tiap-tiap warga Negara berhak mendapat pengajaran” dan (2) “pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan suatu sistem pengajaran nasional, yang diatur dengan undang-undang”.

Saturday, November 19, 2011

Sinopsis Film “Tanah Air Beta"

          
          Film yang disutradara oleh Ari Sihasale ini menceritakan tentang kejadian Timor Leste melepaskan diri dari pelukan NKRI. Tatiana dan Merry (anak kedua Tatiana) harus berpisah dengan Mauro (anak pertama Tatiana). Mauro dan Pamannya tetap tinggal di Timor Leste sementara itu Tatiana dan Merry tinggal di kamp pengungsian di Kupang, NTT.
          Tatiana mengajar sekolah darurat di kamp pengungsian. Merry juga menjadi murid disana. Di sekolah itu ada seorang anak laki-laki yang jail bernama Carlo. Carlo sering mengerjai Merry. Hari demi hari berlalu membuat Merry kangen dengan kakaknya itu. Di rumahnya, Merry memakaikan baju kakaknya ke bantal dan mengajak ngobrol bantal itu agar rasa kangen Merry sedikit terobati.
          Akhirnya pada suatu hari Tatiana mendapat informasi bahwa ia dapat bertemu dengan Mauro anak laki-lakinya diperbatasan. Merry yang tau informasi itu juga ingin sekali ke perbatasan untuk bertemu dengan kakaknya tetapi jarak kamp menuju perbatasan sangat jauh.
Merry yang sudah sangat kangen dengan kakaknya akhirnya memutuskan untuk nekad pergi keperbatasan sendirian. Tatiana pun khawatir dan Abu Bakar menyuruh Carlo untuk menyusul Merry. Di tengah perjalanan akhirnya Carlo dapat menemukan Merry. Setelah berdebat panjang menyuruh Merry untuk pulang Carlo mengalah dan ia menemani Merry pergi ke perbatasan. Setelah melewati perjalanan yang panjang akhirnya mereka sampai di perbatasan. Sesampainya disana Merry langsung mencari kakaknya. Setelah lama mencari akhirnya Merry dapat bertemu Mauro kakaknya. Merry sangat gembira sampai dia menangis dan disaat itu juga muncul Tatiana yang diantar ke perbatasan oleh Abu Bakar. Akhirnya mereka semua dapat dipertemukan kembali.

Mohon maaf jika alur ceritanya berantakan dan terdapat cerita yang salah atau kata-kata yang kurang berkenan.

Planning Kedepan

Planning Kedepan

          Setelah lulus dari SMA saya ingin melanjutkan ke perguruan tinggi dan sekarang saya terdampar di Universitas Gunadarma jurusan Sistem Informasi. Planning ke depan saya yaitu belajar dengan giat dan serius (meskipun saat ini belum bisa seserius yang di inginkan), bisa mengerti dan menguasai pelajaran yang diberikan (amin), mendapat nilai yang bagus dan memuaskan, dan mendapat IPK diatas 3,00 (amin lagi).
          Ketika sudah lulus S1 setelah itu saya ingin melanjutkan S2 di Universitas Negri atau jika dapat beasiswa S2 dari Gunadarma boleh juga. Saya akan kuliah S2 sambil bekerja di sebuah perusahaan swasta. Setelah lulus S2 dan menguasai betul tentang komputer saya ingin menjadi programmer dan bekerja di sebuah perusahaan terkenal di luar negri atau saya ingin menjadi cyber police untuk membantu kepolisian menangkap penjahat yang membuat onar di dunia maya. Saya juga ingin dapat menciptakan sebuah alat/barang yang saat ini bagi masyarakat dunia dianggap sebagai khayalan seperti mesin waktu atau pintu kemana sajanya doraemon.
Semoga apa yang saya tulis diatas bisa menjadi kenyataan (amiiin).
Sekian dan terima kasih.

Thursday, October 27, 2011

Tugas Softskill

Pengaruh Pertumbuhan Penduduk Terhadap Perkembangan Sosial di Indonesia

          Masyarakat Indonesia telah mengalami berbagai macam perubahan sosial. Arti dari perubahan sosial itu sendiri adalah serangkaian perubahan yang dilalui dalam perkembangan masyarakat. 

Perubahan itu ditandai dengan tingkat pendapatan yang makin meningkat, stabilitas politik semakin terjamin, pelaksanaan dan kesadaran akan pentingnya hukum semakin meningkat, pendidikan makin berkembang, serta pemeliharaan dan perawatan kesehatan masyarakat makin baik.

Masyarakat Indonesia dalam menanggapi perubahan yang terjadi dewasa ini mempunyai kecenderungan sebagai berikut:
1. Masyarakat Indonesia cenderung bertahan tidak berubah
artinya, masyarakat akan menolak nilai-nilai baru yang akan mengubah sendi-sendi pokok kehidupan masyarakat di Indonesia
2. Masyarakat Indonesia cenderung berubah
artinya, masyarakat Indonesia akan menerima nilai-nilai dan hal-hal baru yang membawa manfaat menuju terjaminnya kesinambungan masyarakat Indonesia

Perubahan sosial dapat terjadi dalam beberapa bentuk, antara lain :
  1. Anomie
    Suatu keadaan tidak ada pegangan terhadap apa yang baik dan apa yang buruk bagi. masyarakat
  2. Cultural Lag
    Perbedaan taraf kemajuan antara bebagai bagian dalam suatu kebudayaan.
  3. Mestizo Cultur
    Suatu proses percampuran unsur kebudayaan yang satu dengan unsur kebudayaan lainnya yang mempunyai warna dan sifat yang berbeda.

Perubahan yang bertujuan membentuk manusia seutuhnya dan bagi masyarakat Indonesia, berarti menjaga dan melanjutkan kesinambungan masyarakat Indonesia apabila tujuan itu tercapai, kesinambungan masyarakat Indonesia akan tercapai pula.

Melalui perubahan sosial kita diharapkan dapat mewujudkan kehidupan yang lebih baik daripada sebelumnya. Kita berusaha mempelajari dan menguasai ilmu pengetahuan teknologi, keterampilan, dan modal dalam upaya peletakan dasar-dasar kehidupan modern.

Hubungan antara masalah penduduk dengan perkembangan kebudayaan
  1. Pengertian perubahan sosial budaya
    Perubahan sosial adalah segala perubahan pada lembaga kemasyarakatan di dalam suatu masyarakat yang memengaruhi sistem sosialnya. Perubahan sosial dalam masyarakat yang terjadi adalah perubahan struktur dan fungsi sosialnya.
  2. Contoh Terjadinya Perubahan Sosial Budaya
    Faktor penyebab perubahan sosial dan kebudayaan digolongkan menjadi 2, antara lain
    a) Faktor dari Dalam Masyarakat
        1) Pertambahan penduduk
    2) Berkurangnya penduduk

    3) Terjadi pemberontakan atau revolusi

    4) Peranan nilai yang diubah

    5) Peranan tokoh kharismatik

    6) Penemuan baru atau inovasi

    7) Pertentangan dalam masyarakat atau konflik


            b) Faktor dari Luar Masyarakat Pengaruh lingkungan alam

                              1)Pengaruh lingkungan alam
                              2)Pengaruh kebudayaan masyarakat lain
                              3)Peperangan

Pengaruh Perubahan Sosial Budaya dalam Masyarakat
Masyarakat dengan kebudayaannya tidak akan lepas dari perubahan. Perubahan yang terjadi akan membawa 2 akibat yang berbeda yaitu akibat positif dan negatif. Mereka yang siap menghadapi perubahan akan tetap hidup dalam gerak perubahan, sedangkan yang tidak siap atau tidak mampu akan terbawa arus dan gelombang perubahan.

Perilaku Masyarakat Sebagai Akibat Adanya Perubahan Sosial Budaya
Beberapa perilaku masyarakat sebagai akibat perubahan sosial budaya antara lain sebagai berikut:
  1. Aksi protes
  2. Demonstrasi
  3. Kenakalan remaja
  4. Kriminalitas
  5. Pergolakan daerah




    Referensi : Kuswanto, M.M, Drs, Pengetahuan Sosial Geografi, Tiga Serangkai, 2004